.

.

Rabu, 20 Februari 2013

sampai kapan kita mampu bertahan hidup?

Kemiskinan, pengangguran, kelaparan, kriminalitas, korupsi, bencana alam dan masih banyak lagi masalah yang dihadapi di berbagai belahan dunia ini menjadi masalah yang tidak ada habisnya untuk diselesaikan. Masalah terus bercabang hingga tak bisa dilihat lagi apa akar permasalahannya.
Lihat saja kasus korupsi yang kian marak dilakukan oleh para pejabat pemerintahan, tanpa rasa malu sedikitpun mereka bersenang-senang menggunakan uang rakyat untuk memperkaya hisup mereka diatas penderitaan kaum miskin yang terseok-seok untuk sesuap nasi. Kaum kapitalis yang kerap meraup keuntungan dari para kaum miskin membuat kaum kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin. 
Sumber daya manusia rendah hingga membuat tingkat pengangguran semakin tinggi dari tahun ketahun juga bisa menyebabkan angka kriminalitas tinggi. Kemudian terbesitkah dalam pikiran bahwa lingkaran kehidupan ini adalah hanya masalah hidup dan mati? Harus ada yang hidup dan mati agar dunia ini seimbang, bagai yin dan yang.
Terpikirkah bahwa semakin tinggi biaya hidup membuat orang semakin susah untuk hidup, dan akhirnya hidup hari demi hari hingga kematian menjadi hari akhir.
Terpikirkah bahwa apakah berkembangnya wabah penyakit-penyakit baru bermunculan adalah sebuah evolusi yang memang seharusnya terjadi atau mungkin saja ini disengaja agar angka kematian terus bertambah?
Selanjutnya akan terus begitu..masalah di dunia ini tidak akan ada habisnya dan akan terus bermunculan selama masih ada kehidupan di dunia ini.
Pertanyaannya kini, sampai kapan kita bisa bertahan hidup?




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar